Lets Follow Mio and read her story!

Sabtu, 18 Juni 2011

Chibi : Choosing Hobby


  "Pagi, Yuri!" sapaku. Yuri tampak serius dengan rajutannya. "Ngapain siih??" tanyaku. "Ngerajut lah..!" jawab Yuri. "Hobby mu tuh?" tanyaku lagi. "Iya ga usah nanya lagi Ms Mio!" jawab Yuri ketus. "Hy!" sapa Ritsu. "Eh, hobby itu apa, ya?" tanyaku pada mereka. "T-O-L-O-L daah.. Kalo gak tau kenapa tadi nanya?" celoteh Yuri. "Aku sih pernah denger, tapi gak tau artinya.." gumamku. Akhirnya aku memutuskan mencari hobby HARI INI JUGA !!
Awalnya senang, lalu kram
   "Appa, pinjam pedangnya!" teriakku. "Heh, ngapaim?" tanya Umma. Pertanyaan itu sengaja tak ku jawab. Tring, siing tak! "Waadooow! Sakiiiit .. Kayaknya ini bukan hobiku deh..." Kemudian aku mencoba menari ballet diiringi lagu. "Taraa pararaaa .. Dubidum bididam, nara nula.. Awww!!! Kakiku kram! Susah banget ternyata nyari hobi...!" teriakku. "Oooh, ternyata itu yang kamu cari? Hobi itu sesuatu yang disukai, ngerti?" jelas Umma dan Appa. 
"Yang aku suka?? Um.. Street Dance!" ujarku dan memulai street dance dimulai dengan catwalk dan breakdance. "Nah ini dia hoby ku! Gak kalah bagus sama Yuri! Huahahahaha..!!!" Aku mengeluarkan tawa setanku. "Faster, faster let it flow!" lagu itu mengiringi Street Dance-ku sampai aku terjatuh dan lecet. "Ternyata tidak semua hobi itu aman ya!" gumamku sambil menatap darah yang keluar dari lecetan itu. Huh!
  THIS IS MY HOBBY   ことは、私の趣味です

Chibi : First L♥ve

  Pagi ini Bu Omiya datang sambil menuntun anak laki-laki dibelakangnya. "Pagi .. Hari ini kita kedatangan murid baru, namanya Matsumoto Tatsuya," jelas Bu Omiya. Lalu Tatsuya pun duduk di sebelah Takumi. Anak-anak laki-laki mengerumuninya untuk berkenalan. Deg! Gyaaaa... Dia ganteng banget! "Ehem.. ehem.. Mikirin siapa ya??"bisik Yuri yang sebangku denganku. "Ngaco aah..!" teriakku.
If you see this photo, dont laughing okay?!
   Anak-anak laki-laki baru selesai bermain bola, Tatsuya membuat 4 gol. Dug! "AW!!! SIALAN BENER YANG NGELEMPAR!!!" jeritku ketika meraba kepalaku yang agak benjol karena kegebok bola. "Eh, maaf Matsumi!" kata orang itu. Dia Tatsuya. Aku berusaha stay cool dan gak ceroboh kayak biasanya, tapi susaaah banget. "Eh, um..anu.. DARIMANA KAMU TAU NAMAKU HAH?!" aku justru memarahinya. Dengan polos Tatsuya menunjuk Takumi dan Riyo. Aku mengepal tanganku. Dan melompat untuk menonjok mereka berdua, "Rasakan pembalasanku, hyaaat!!" Sayangnya gagal karena saat melompat aku jatuh ke sela-sela meja Kina dan Hanako (Teman sebangku yang sedang musuhan). Dan benjolanku menjadi makin sakit.Mukaku merah karena ditertawakan. Sebuah tangan mengulur padaku, itu tangan Tatsuya.
"There is no choice again, so I accept His help" > Mama yang nulis, bukan aku {MIO}
  Sepulangnya aku menulis kisah hari ini Di Dary, dilengkapi dengan stiker LOVE dan gambar. Di paling bawah kutuliskan,"KISAH CINTA PALING CEROBOH DAN ROMANTIS, Oleh Matsumi 'SNSD' Mio."

Jumat, 17 Juni 2011

Chibi : Ilegal Book

  Sebelumnya .. Hy, ketemu lagi di blog ke 4 aku, hehe ... Hampir semua gambar di blog kali ini bersumber di BuddyPoke on facebook : http://apps.facebook.com/buddypoke/ .. Disini ada cerita-cerita tentang gadis bernama Mio.. Yuk kita simak ceritanya!              これは実話ではない         !!                                                                                     
                                                                                                                                                                            

   Hy.. Nama ku Matsumi Mio, panggil saja Mio. Aku ini kelas 3 di SD Hanaguri Minami, Tokyo. Hobiku main lah .. Lalu aku.. eh, anu.. aku, aku... Ah, aku lupa mau bilang apa! Skip aja ya???

   "Mio, main yuk!" ajak Yuri dan Ritsu. Kami bermain lompat tali di halaman rumah Yuri. "Satu... Dua.... Tiga... Wadow!" teriak Ritsu yang gagal dalam lompatan ke-4. "Gyahaha.." teriakku lalu memukul pantatnya. Dia balas menendangku sampai aku terjembab di tanah. Kemudian Yuri melanjutkan permainan. "Wah bosan!!!" teriakku sambil meloncat kodok dan membuat Yuri juga Ritsu tertawa. Kemudian kami pulang. Sebelum pulang aku meraba tasku dan melihat sebuah buku yang aku pinjam di Perpustakaan minggu lalu, berarti sekarang hari terakhir! Aku padahal baru baca sampai bab 3! Aku bergegas ke Kios Foto Copy dan mem-foto copy isi buku tersebut lalu menuju perpustakaan untuk mengembalikan buku itu.

Punch Ritsu Butt, Hehe..

    "Aku pulang, Ma!" teriakku melempar tas begitu saja hingga isinya berserakan. Oh tidak! Mama memungut buku foto copy-an ku itu! "Mio, apa ini?" teriak Mama. Papa juga ikut melotot. "Umma, Appa, jangan marah ya.." seperti kebiasaan Korea-ku, aku juga suka memanggil Mama = Umma dan Papa = Appa. "Ini Ilegal Mio!" teriak Papa. "Pokoknya besok kamu harus membuangnya!" teriak Mama. "Tapi ..Umma, Appa, aku belum selesai membacanya!" ujarku. "No, no, no.. Nggakada tapi-tapian!" teriak Mama dan menyuruhku tidur. Huh menyebalkan! , batinku. Akhirnya, malam itu aku begadang demi membaca ke 10 bab buku "Ilegal" itu.
                            <Ini bukan kisah nyata lho... !>